Dewan Pengawas

Ketua Dewas

R. YUNIONO SOEHARTJAHJONO

KETUA DEWAN PENGAWAS

R. Yuniono Soehartjahjono yang akrab disapa Nio ini lahir di Jakarta, 29 Juni 1962. Pria lulusan Sarjana Hukum Universitas Bung Karno saat ini sedang melanjutkan Pendidikan Magister di Universitas Bung Karno. Belia pernah menjabat sebagai Komisaris Independen di PT. Perkebunan Nusantara I dan VII pada tahun 2016 hingga 2020 serta Komisaris Independen di PT. Industri Nuklir Indonesia (INUKI) pada tahun 2021 – Juni 2022.

Dewan Direksi

Ketua Dewas

PANDE PUTU YASA

DIREKTUR UTAMA

Memulai karir pada Perum PPD sejak 1984 sebagai Staf Administrasi Teknik dan terus menapaki tangga karir hingga mencapai level manajemen sebagai Sekretaris Perusahaan pada 2010 dan dipercaya menjadi Direktur pada tahun 2012. Pada tahun 2015 didaulat oleh Menteri BUMN selaku perwakilan Pemilik Modal Perum PPD sebagai Direktur Utama yang masa jabatannya diperbaharui kembali pada tanggal 4 Oktober 2017. Komitmen, peduli dan integritas tinggi merupakan prinsip yang dijunjung dalam mengelola Perum PPD.

Ketua Dewas

BAMBANG SURYO SUSAKTI

DIREKTUR OPERASIONAL DAN PEMASARAN

Bambang memulai karirnya di Perum PPD dengan menjabat sebagai Staf Direksi pada tahun 2011 sampai dengan tahun 2012. Di tahun 2012 beliau menapak karir dengan menjabat sebagai Kepala Pusat Perencanaan dan Pengembangan Perum PPD hingga kemudian pada tahun 2016, beliau diangkat menjadi Direktur SBU Pemeliharaan dan Perbaikan Bus. Pria lulusan The University of Newcastle, Callaghan – Australia ini dipercaya oleh Kementerian BUMN untuk menjabat sebagai Direktur Operasional dan Pemasaran di Perum PPD pada tahun 2018.

Ketua Dewas

FANNY PRIANA

DIREKTUR KEUANGAN

Sebelum dilantik menjadi Direktur Keuangan di Perum PPD pada 4 Oktober 2017, Fanny Priana menjabat sebagai Direktur SBU Aset dan Logistik di Perum PPD dengan pengalaman dalam bidang konstruksi dan keuangan selama 22 tahun diharapkan mampu mendorong Perum PPD untuk menjadi perusahaan yang kreatif, penuh inovasi dan berorientasi pada kepuasan pelanggan dalam menjalankan bisnis perusahaan.